Senin, 05 Agustus 2019

Wisata & Kuliner Kota Sumenep




Sumenep merupakan sebuah kabupaten yang berada di Jawa Timur. Letak dari Kabupaten Sumenep ini berada di Pulau Madura. Kabupaten Sumenep ini memiliki julukan yaitu Kota Garam karena Sumenep memiliki tempat produksi garam yang lumayan besar. Selain itu, wisata kota Sumenep juga beragam. Mulai dari wisata alam hingga wisata kesenian dan kebudayaan.

Tidak hanya wisata alam dan kebudayaan, kuliner kota Sumenep juga beragam. Berikut ini merupakan kuliner kota Sumenep dan wisata kota Sumenep yang bisa menjadi rekomendasi wisatawan untuk berkunjung ke Sumenep.

 

Obyek Wisata Kota Sumenep

 

1. Pulau Giliyang

Wisata alam yang berupa pulau ini di nobatkan sebagai lokasi dengan kadar oksigen terbaik di dunia. Hal ini di buktikan dengan penelitian LAPAN pada bulan Desember tahun 2011. Selain udara, pasir pantainya pun juga bersih. Untuk menuju ke Pulau ini, wisatawan harus menyewa perahu sebesar Rp. 300.000 hingga Rp. 500.000. Penyebab dari harga sewa kapal yang mahal ini karena belum adanya angkutan untuk menuju ke pulau ini. Wisatawan juga bisa melakukan snorkeling di bagian barat daya Pulau Giliyang.

 

2. Bukit Tinggi Daramista

Bukit Tinggi Daramista merupakan obyek wisata yang masih baru, karena baru di buka pada bulan September tahun 2016. Tempat ini sudah menjaring banyak wisatawan untuk datang ke tempat ini meskipun belum selesai di bangun. Lokasi dari Bukit Tinggi Daramista ini berada di Desa Daramista, Lenteng, Sumenep. Tepatnya sekitar 30 menit dari pusat Kota Sumenep. Wisatawan harus membayar parkir sekitar Rp. 2.000.

Bukit Tinggi Daramista ini menyajikan pemandangan yang indah dengan gubuk kecil dan kolam yang berada di sekitar lokasi. Apalagi jika di malam hari, lampu kecil yang berada di atas pepohonan akan semakin memperindah pemandangan. Wisatawan juga bisa mengabadikan momen dengan tersedianya spot untuk berfoto di Bukit Tinggi Daramista.

 

3. Pulau Gili Labak

Banyak orang menyebut Pulau Gili Labak ini sebagai surganya wisata Pulau Madura. Karena di Pulau Gili Labak ini terdapat pasir putih di sepanjang pulau. Selain itu, ombak tenang dan air laut yang jernih juga menjadi daya Tarik wisatawan. Zona bawah air di Pulau Gili Labak juga bisa wisatawan lihat dengan snorkeling.

Lokasi dari Pulau Gili Labak ini berada di Desa Kombang, Talango, Sumenep. Untuk menuju ke Pulau Gili Labak, wisatawan bisa menggunakan perahu yang berada di Pelabuhan Kalianget. Biaya sewa perahu menuju ke Pulau Gili Labak ini sekitar Rp. 600.000 hingga Rp. 800.000.

 

Kuliner Kota Sumenep

 

1. Soto Rujak Selingkuh

Nama kuliner Sumenep ini memang tidak biasa. Selain namanya, menu makanan di tempat ini juga tidak biasa. Tempat kuliner ini berada di Jalan Dr. Wahidin, Pajagalan Sumenep. Lokasi dari wisata ini sangat strategis, karena berada dekat dengan penginapan dan hotel yang berada di Sumenep. Soto Rujak Selingkuh ini menawarkan rujak yang berbeda dari biasanya.

Yaitu rujak dengan campuran kuah soto Babat dan ada campuran singkong yang di tumbuk. Singkong yang di tumbuk ini kemudian di kukus dan di potong kecil. Selain itu, kacang putih goreng dengan campuran gula menambah rasa manis dan renyah pada rujak. Dengan Rp. 13.000, wisatawan bisa menikmati satu porsi penuh rujak selingkuh.

 

2. Ayam Brewok Sakera

Selain Soto Rujak Selingkuh, ada juga wisata kuliner yang unik di kota Sumenep. Namanya Ayam Brewok Sakera. Yang membuat ayam brewok ini berbeda adalah adanya rempah-rempah goreng kering yang di tabur di atas potongan ayam. Ayam yang di sajikan memiliki rasa yang renyah dan empuk serta rendah kolesterol. Selain ayam, menu makanan yang lain di juga menggunakan nama brewok sebagai ciri khas dari tempat ini. Ayam Brewok Sakera berada di Jalan Letnan Merta Nomor 16, Karangduak, Sumenep. Wisatawan bisa menyantap ayam Brewok ini dengan harga Rp. 15.000.

 

3. Kaldu Kokot

Kokot atau nama lainnya Kikil adalah makanan yang popular di Sumenep. Pada umumnya, kokot ini bisa di olah menjadi kaldu kokot dan soto kokot. Salah satu tempat yang menyajikan kuliner kokot adalah Warung Adnan. Lokasi dari Warung Adnan ini berada di pusat kota Sumenep. Kaldu kokot di sajikan dengan lontong ataupun singkong goreng. Yang membedakan dari kaldu kokot dengan soto kokot adalah penambahan rebusan kacang hijau pada kaldu kokot.

Artikel Terkait

Berbagi informasi bisnis dan peluang usaha untuk Anda. Kontak kami utk informasi selengkapnya


EmoticonEmoticon